In Situ & Ek Situ di SALIM

Pengertian In situ  adalah suatu upaya untuk pemeliharaan atau penangkaran satwa liar di habitat alam atau aslinya, seperti jenis hewan Badak di Taman Nasional Ujung Kulon.

Ek situ adalah suatu upaya untuk pelestarian makhluk hidup di luar habitat aslinya. Kebun botani (atau taman botani) adalah suatu lahan yang ditanami berbagai jenis tumbuhan  yang ditujukan untuk keperluan koleksi, penelitian, dan konservasi ex-situ (di luar habitat). Selain untuk penelitian, kebun botani dapat berfungsi sebagai sarana wisata dan pendidikan bagi pengunjung.

Kedua kata tersebut menjadi bermakan lebih luas jika di sandingkan dengan kata develompent yang jika di artikan dalam bahasa indonesia adalah pengembangan. Jadi makannya In situ development adalah semua kegiatan yang dilakuakan dalam upaya pemeliharan sumber daya alam sebagaimana mestinya. Dalam perjalanannya di sekolah alam lubuklinggau kegiatan ini tidak hanya di hubungkan dengan pemeliharaan lingkungan alam saja (SDA) akan tetapi ada syar terhadap sumber daya manusianya untuk sama-sama memelihara alam itu sendiri.

Disekolah Alam Lubuklinggau agenda kegiatan in situ development meliputi :

  1. Penggalian Potensi Kota Lubuklinggau
  2. Susur Sungai
  3. Susur Hutan
  4. Penebaran benih ikan
  5. Penanaman pohon

Kegiatan ex situ develompent Sekolah Alam Lubuklinggau meliputi :

  1. Green Lab
  2. Bank Sampah
  3. Penggunaan Sampah untuk media/alat pembelajar

semua kegiatan ex situ telah dilaksanakan di lingkungan sekolah alam lubuklinggau itu sendiri.

Gambar kegiatan Penggalian Potensi Lubuklinggau dan sekaligus Audiensi dengan Wali kota Kota Lubuklinggau  Bapak H. Prana Sohe.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *